Subscribe

RSS Feed (xml)

.

:
.

.

Selamat menyambut bulan kelahiran kekasih Allah.



Nabi Muhammad saw adalah panutan yang sempurna, uswatun hasanah.
Allah berfirman: “Sesungguhnya dalam diri Rasulullah terdapat teladan yang baik buat kamu.” (QS.33:21)


Ingin kami rangkai intan mutiara menjadi untaian pujian indah untukmu....
tapi.... tak ada keindahan kata yg sanggup bersanding dengan indahnya namamu....

Ingin kami petik bintang-bintang ....'tuk kami rajut menjadi sulaman cinta bagimu....
namun tak mampu indahnya ter ukir...karena  indah penciptaanmu....
Yaa Muhammad Rasulullah....Yaa habibullah....SAAW.

Di berkahmu , kami gantungkan nasib kami....
Di cintamu...kami  mohonkan jaminanmu....
Di rindumu....kami titipkan harapan ...tuk pertemuan terindah denganmu....

Selamat menyambut bulan kelahiran kekasih Allah...
semoga menambah kecintaan kita kepada beliau dan mengharapkan syafa'at beliau kelak di akhirat....
.                                                                                                                                                             .

... ARBA' IN IMAM HUSEIN AS. 1433 H



Kebangkitan Asyura adalah  tajalli peperangan antara ideologi langit dan ideologi duniawi, hal tersebut dapat dipahami bahwa kebangkitan Asyura yang berdasarkan agama senantiasa abadi, berpengaruh dan menjadi inspirasi bagi setiap insan di bumi. Hal ini dapat dibuktikan sepanjang sejarah. Setiap kebangkitan yang mengambil contoh dari asas kebangkitan Imam Husein saat ini pasti memberikan hasil yang memuaskan dan berhasil menolong rakyat yang terzolimi serta menjadi "spirit source" yang selalu me " recharge" semangat hidup bagi semanusia yang mengenangnya

.... Menyongsong syahadah


Salam padamu ya Husain as, sang penghulu para syuhada’.


Salam padamu dan anak-anakmu, kerabat-kerabatmu dan shahabat-sahabatmu yg terbantai bersamamu di Karbala.

Salam pada keluargamu dan semua keluarga yg telah menjadi sandera yg digiring dalam rantaian besi Bani
Umayyah.

Selamat hari raya Idul Ghodir 1433 H


KAMI MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL GHODIR , SEMOGA KITA BISA MENGIKUTI AJARAN-AJARAN IMAM ALI AS. DENGAN BAIK DAN BENAR

MEMPERINGATI SYAHADAH IMAM ALI AS. DAN IHYA' LAILATUL QODR

UNDANGAN UNTUK IKHWAN DAN AKHWAT  KE ACARA
 PERINGATAN WAFATNYA  IMAM  ALI  AS. DAN IHYA' LAILATUL QODR

BERSAMA :
AYATULLAH SAYYID MUJTABA ALHUSEINI
HUJJATUL ISLAM WAL  MUSLIMIN SAYYID MURTADHA MUSAWI
UST. HUSEIN SHAHAB
DLL.


JUM'AT, TANGGAL 19 , 21, DAN 23 AGUSTUS 2011

JAM 21.30 - 02.30

AULA ICC


Duka kami atas syahidnya Imam Ali as.

Bertepatan dengan malam ke-21 bulan Ramadhan. Pada malam tersebut masyarakat Sedunia
 mengenang hari gugur syahidnya Imam Ali as.Para pencinta Ahlul Bait Rasulullah Saw di seluruh penjuru dunia
pada tanggal 21 Ramadhan, berduka cita atas gugur syahidnya Imam Ali as. Peringatan atas hari kesyahidan Imam Ali as . mengenang hari wafatnya Imam
Ali as sekaligus melakukan acara ritual Lailatul Qadar.

Pada malam-malam lailatul qadar yang pada umumnya digelar pada tanggal 19, 21 dan 23 bulan Ramadhan,
masyarakat membaca doa Jaushan Kabir yang isinya adalah seribu kalimat pujian kepada Allah Swt.
 Selain itu, mereka juga mengangkat Al-Quran di atas kepala sambil membaca doa bersama.

 Di Haram Imam Ali as,Najaf Irak terpampang spanduk besar berwarna hitam yang bertuliskan
sabda Malaikat Jibril ketika Imam Ali as gugur syahid. Ketika Imam Ali as dipukul pedang oleh Abdurrahman
bin Muljam di masjid Kufah, Malaikat Jibril bersabda, "Telah runtuh pondasi-pondasi petunjuk." Hingga kini,
tempat berdirinya Malaikat Jibril itu diabadikan di Masjid Kufah, Najaf , Irak.

Pada tanggal 19 Ramadhan 14 abad yang lalu, Imam Ali as, sahabat kepercayaaan Rasulullah yang juga mantunya,
dipukul pedang oleh musuh Allah dan Rasul-Nya, Abdurrahman Bin Muljam. Imam Ali dipukul pedang oleh
Bin Muljam dari belakang setelah selesai mengerjakan shalat subuh. Malam 19 Ramadhan diyakini sebagai
 malam pertama lailatul qadar.

Tiga hari setelah tragedi pemukulan itu yang bertepatan dengan tanggal 21 bulan Ramadhan, Imam Ali as
gugur syahid. Malam tersebut  juga diyakini sebagai malam lailatul qadar kedua.